1. Matahari
Matahari adalah bintang induk tata surya dan
merupakan komponen utama sistem tata surya ini. Bintang ini berukuran 332.830
massa bumi. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar
untuk bisa mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi
yang dahsyat. Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk
radiasi elektromagnetik, termasuk spektrum optik.
·
Matahari adalah pusat dari tata
surya. Matahari merupakan sebuah bintang yang tidak berbeda dengan bintang
lainnya.
·
Matahari adalah suatu bola gas panas
yang memancarkan sendiri sumber energi ke segala arah.
·
Matahari merupakan pusat tata surya.
·
Bagi kita matahari itu super besar
tetapi ternyata di jagat raya Matahari termasuk bintang yang berukuran kecil.
·
Ukuran garis tengahnya 100 kali lebih
besar dari bumi, sehingga jika Matahari itu kita anggap sebagai wadah kosong,
matahari dapat menampung lebih dari 1 juta bumi.
·
Matahari dan energi yang dipancarkan
lah yang menjamin kehidupan manusia di muka bumi.
1. Planet-Planet
Merkurius adalah
planet terkecil di tata surya dan yang terdekat dari Matahari. Nama planet ini
diambil dari nama dewa pengantar pesan jaman Romawi kuno. Ia diberi nama
tersebut karena pergerakannya di langit yang sangat cepat.
Dari Bumi, Merkurius
hanya bisa diamati secara visual pada jarak maksimum 28,3 derajat dari
Matahari. Artinya, planet ini hanya terlihat di langit timur sebelum Matahari
terbit atau di barat setelah Matahari terbenam. Dengan jarak sudut sekecil itu,
kita hanya memiliki waktu maksimum selama 1 jam 53 menit saja untuk mengamati
planet ini, yaitu pada saat Merkurius mencapai elongasi maksimalnya. Jadi, kita
tidak akan pernah bisa melihat Merkurius berada di zenith. Planet ini mengalami
dua konjungsi inferior dalam selang waktu 116 hari, sehingga kenampakannya
secara bergantian di timur dan barat terjadi dalam selang waktu sekitar 60
hari. Karena kemunculannya yang bergantian itulah planet ini sempat
diidentifikasi oleh masyarakat Yunani kuno sebagai 2 benda yang berbeda. Kala
itu, Merkurius yang muncul di langit timur diberi nama Apollo dan yang muncul
di langit barat diberi nama Hermes.
Keunikan Merkurius
Jika kita berada di
Merkurius, kita dapat menyaksikan Matahari bergerak retrograde di langit. Di
satu lokasi, setelah terbit di timur dan sebelum melintasi meridian, Matahari
akan sedikit bergerak mundur, berhenti, lalu kembali bergerak ke barat hingga
terbenam. Silakan lihat sendiri dengan menggunakan program simulasi langit
(misalnya Stellarium). Penyebab gerak retrograde Matahari itu adalah karena
saat itu laju sudut revolusi Merkurius menjadi sama dengan laju sudut
rotasinya.
Merkurius
mengelilingi Matahari selama 88 hari Bumi, sedangkan periode rotasinya adalah
58,7 hari Bumi. Kita bisa lihat bahwa perbandingan periode revolusi dan
rotasinya adalah 2/3. Artinya, planet ini menyelesaikan 2 kali revolusinya
dalam waktu yang bersamaan dengan 3 kali rotasi. Meskipun begitu, Merkurius
membutuhkan 176 hari Bumi untuk mengalami sekali siang-malam. Berarti satu hari
di Merkurius jauh lebih lama daripada satu tahunnya.
Ciri fisik
Planet batuan ini
hanya berdiameter sekitar 4800 km. Ukuran ini lebih kecil dari Ganymede dan
Titan (2 satelit terbesar di tata surya) tetapi Merkurius masih lebih masif
dari keduanya. Dengan kerapatan sebesar 5,43 g/cm^3, Merkurius pun menjadi
benda dengan kerapatan tertinggi kedua di tata surya setelah Bumi. Bagian inti
planet ini diketahui lebih dominan relatif
terhadap ukurannya, mencapai 42% dari volume total dengan radius 1800 km.
terhadap ukurannya, mencapai 42% dari volume total dengan radius 1800 km.
Eksentrisitas orbit
Merkurius adalah yang paling besar di antara semua planet, yaitu 0,21. Jaraknya
dari Matahari antara 46 juta km hingga 70 juta km. Sementara jaraknya dari Bumi
bervariasi antara 77 juta km dan 222 juta km dan keterangannya berkisar antara
-2,3 (lebih terang daripada bintang Sirius) dan 5,7.
Inklinasi orbit
Merkurius terhadap ekliptika adalah 7 derajat. Sudut kemiringan sumbu rotasinya
terhadap sumbu revolusi mendekati nol, sekitar 0,027 derajat. Masih lebih kecil
dari Jupiter yang sebesar 3,1 derajat. Dengan sudut sekecil itu, tidak ada 4
musim di Merkurius belahan utara dan selatan. Temperatur di permukaannya
bervariasi antara 80 – 700 K.
Venus Adalah planet terdekat kedua
dengan matahari setelah Merkurius. Planet Venus juga merupakan planet terdekat
dengan bumi dan juga planet ini tidak punya satelit dan arah rotasinya
berbeda dengan planet yg lain.Lama rotasi venus lebih lama dibandingkan dengan
lama revolusinya .Lama rotasi venus adalah 249 hari dan lama revolusinya adalah
224,7 hari.
Planet Venus Dapat dilihat dengan mata
telanjang,biasanya planet ini kelihatan di sebelah timur sebelum matahari
terbit sehingga sering disebut bintang fajar atau bintang kejora. Planet venus
ditutupi oleh awan padat sehingga permukaan planetnya sangat panas mencapai
480°C sehingga Tidak mungkin ada air disana yang berbentuk cairan atau air
disana selalu berbentuk gas.
Keunikan Rotasi Venus
Venus
berotasi secara lambat dari timur ke barat. Planet Venus melakukan putaran
sekali setiap 243 hari Bumi artinya satu hari Venus sama dengan 243 hari Bumi.
Ini suatu hal yang aneh karena Venus mengelilingi matahari dalam waktu 225 hai
Bumi. Bila kita berada disana kita kan mempun yai kesan bahwa satu hari Venus
akan lebih lama bila dibandingkan satu tahun di Bumi. Arah rotasi
Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain, hal ini terjadi karena
venus berputar pada sumbu rotasi yang hampir 180˚ yang mengakibatkan
lamanya waktu rotasi venus lebih lama dari waktu revolusinya. Selain itu,
jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka waktu revolusinya
dalam mengelilingi matahari. Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2
menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca
yang hebat dimana panas matahari yang masuk tidak dapat keluar lagi akibatnya
permukaan planet menjadi sangat panas hingga dapat melelehkan timah.
Hydroxyl ditemukan di Atmosfer Venus
Hydroxyl
adalah molekul penting yang susah dideteksi. Molekul ini tersusun dari atom
hydrogen dan oxygen. Molekul ini ditemukan di permukaan venus,
sekitar 100 KM diatas permukaan atmosfer venus
yang menemukan adalah Venus Express (wahana luar
angkasa yang memiliki misi mendalami planet venus)
Molekul
membingungkan ini berhasil dideteksi setelah menjauhkan venus
express dari permukaan venus dan mengamati permukaan venus
yang meredup. Hydroxyl dideteksi dengan mengukur tingkat infra merah yang
dipancarkan oleh venus.
Ada
pemikiran yang menyatakan bahwa hydroxyl ini penting untuk atmosfer planet lain
karena sangat reaktif. Di bumi sendiri, hydroxyl ini perperan untuk
membersihkan polutan dari atmosfer dan membantu menjaga kestabilan karbon
dioksida, mencegahnya berubah menjadi karbon monoksida. Di Mars, hydroxyl
berperan untuk menjaga kesterilan tanah, mencegah mikroba masuk ke permukaan
Mars.
Di Atmosfer bumi, Hydroxyl sangat
berkaitan dengan banyaknya ozone yang menyusun atmosfer permukaan bumi. Para
ilmuan peneliti Venus masih mengkalkulasi perkiraan jumlah
ozone yang terdapat pada atmosfer planet venus.
Kondisi Hydroxyl di Venus sendiri tidak stabil bisa mencapai 50%
di satu sisi dan melemah atau menguat di sisi lain, hal ini tentu juga berarti
bahwa jumlah ozone yang ada di planet ini juga tidak stabil.
Ozone sendiri penting bagi kehidupan
karena dapat menyerap radiasi ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari.
Penyerapan radiasi ultra violet ini sangat mempengaruhi suhu suatu planet, dan
tentu saja kemungkinan hidup di planet tersebut. Nah, jika ternyata tingakat
hydroxyl di venus cukup dan ozonenya juga cukup, maka
harapan untuk dapat tinggal di planet lain mungkin dapat direalisasikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar